KALAWAT – MINAHASA UTARA, MB1 II Sekolah merupakan salah satu sarana belajar yang dapat menentukan keberhasilan seorang anak dalam meraih cita-citanya sekaligus menjadi indikator keberhasilan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia. Disisi lain dalam proses peningkatan kualitas serta mutu pendidikan perlu ditunjang dengan keberadaan sarana dan prasarana yang memadai.
Demikian halnya seperti yang terjadi di Sekolah Dasar Inpres Watutumou yang berada di kecamatan Kalawat kabupaten Minahasa Utara. Penelusuran awak Media Bhayangkara Satu, sarana dan prasarana sekolah seperti beberapa ruangan kelas saat ini sangat memprihatinkan. Pasalnya sudah tidak layak dan telah usang dimakan usia.

Sementara itu, Kepala SD Inpres Watutumou, Nova Ketsy Reppi S.pd .M.pd. memaparkan semangat mengabdi dan bertanggung jawab adalah modal utama bagi tenaga pendidik atau guru yang ada di sekolah ini, menunaikan tugas untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
“Seiring dengan itu jumlah siswa di sekolah ini ada 283 siswa, namun kondisi ruangan kelas sangat memprihatinkan sebab kerangka atap sudah rapuh, saat hujan air menggenangi ruangan kelas. Oleh karena itu dengan kondisi ruangan kelas seperti ini, pihak sekolah sangat membutuhkan bantuan untuk rehabilitasi,” Ujar kepsek (Kamis, 11/12/2025).

Di tempat yang sama, Yosep Lengkong selaku Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sulut Li – Tipikor keseharian sebagai pemerhati pendidikan di kabupaten Minahasa Utara mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kinerja dari tenaga pendidik SD Inpres Watutumou, walaupun keberadaan ruangan kelas cukup memprihatinkan, namun tenaga pendidik atau guru tetap semangat menunjukkan eksistensinya untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas,” Terangnya.
Karena itu, sambung Lengkong proses pendidikan yang berkualitas harus di dukung dengan sarana dan prasarana yang baik.
“Untuk itu SD Inpres Watutumou yang berada di kecamatan Kalawat kabupaten Minahasa Utara sangat membutuhkan bantuan rehabilitasi. Pasalnya ada beberapa ruangan kelas atapnya sudah bocor selain itu kondisi bangunan sangat memprihatinkan,” Ucapnya. Jumat, (12/12/2025).
(Johanis)



















