Beranda / PERISTIWA / Pembangunan Menara Tower, Milik PT Tower Bersama Cuma Berikan Janji-janji Tak Pasti Kepada Pemilik Tanah

Pembangunan Menara Tower, Milik PT Tower Bersama Cuma Berikan Janji-janji Tak Pasti Kepada Pemilik Tanah

NANGERANG – JAMPANG TENGAH, MB1 II Pembangunan Menara Tower dengan radius ketinggian 72 m, Milik PT Tower Bersama, di Kp Cipaniis RT 001 RW 001 Desa Nangerang kecamatan Jampang Tengah kabupaten Sukabumi sudah selesai dikerjakan namun, akhirnya hanya memberikan Janji-janji tak Pasti kepada pemilik tanah.

Arif selaku anak menantu dari Supredi menjelaskan kepada awak media MB1, Setelah diadakan negosiasi antara pemilik tanah dengan surveyor dari pihak perusahaan tower kedua belah pihak sudah sepakat harga sewa tanah dan akan di lakukan pembayaran sewa tanah setelah pembangunan menara tower 50%, kamis (22/1/2026)

Tapi sangat disayangkan setelah negosiasi terjadi dan pembangunan menara tower telekomunikasi berlangsung sampai selesai tiang Menara Tower berdiri Pemilik tanah belum menerima uang sewa yang dijanjikan setelah 50% bangunan berjalan.

Namun kenyataannya sudah dua bulan berjalan dan menara tower telekomunikasi selesai dan uang sewapun tidak pernah ada.

Lanjut Arif, menjelaskan bahwa Yosep Rijal selaku petugas surveyor yang tertulis dalam Berita Acara kesepakatan (BKA) pada bulan Desember telah melakukan negosiasi dengan orang tua dirinya untuk pembangunan menara tower telekomunikasi.

Dalam negosiasi yang di lakukan oleh petugas surveyor saudara Rijal dengan pemilik tanah, Rijal mengatakan kepada pemilik tanah akan memberikan sewa lahan untuk pembangunan menara tower Setelah 50% pembangunan berjalan.

Namun seiringnya waktu selama dua bulan dari Muali pembangunan menara tower telekomunikasi berjalan tidak sepeserpun uang sewa yang diterima oleh keluarga kami,” Ujar Arif.

Dengan adanya janji janji yang tidak pasti dari petugas surveyor akhirnya Arif mengadakan permasalahan tersebut kepada ketua karang taruna Desa.

Dengan adanya pengaduan dari Arif.ketua karang taruna Desa Nangerang mencoba menghubungi petugas Surveyor Yosep Rijal untuk memperoleh keterangan.

Ketua karang taruna Desa Nangerang mencoba mempertanyakan kepada petugas surveyor melalui WhatsApp pribadinya. Pertanyaan ketua karang taruna kepada Yosep Rijal.kapan akan datang ke wilayah Desa Nangerang? dan kapan akan dilaksanakan pembayaran sewa tanah kepada pemilik tanah?

Rijal hanya menjawab simpel kepada ketua karang taruna. Jawab Rijal saya lagi nunggu stetmen tertulis untuk pembayaran.jawab Yosep Rijal kepada ketua karang taruna

Dengan adanya jawab yang tidak memuaskan dan tidak ada kepastian dari petugas surveyor ketua karang taruna akhirnya melakukan musyawarah dengan tokoh masyarakat dan juga pemilik lahan yang di saksikan oleh pemerintah Desa juga para pemuda. Dalam musyawarah tersebut ketua karang taruna Desa memaparkan bahwa akan menghentikan berlanjut nya aktifitas pihak perusahaan tower sampai pihak-pihak terkait bisa menyelesaikan pembayaran sewa tanah kepada pemilik tanah.

Tindakan yang dilakukan oleh ketua karang taruna yang memungkinkan akan menghentikan aktifitas menara tower telekomunikasi agar masyarakat tidak merasa dirugikan.

 

 

 

(Ab Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *