MUBA, MB1 II Dalam Waktu dekat ini DPC PROJAMIN Musi Banyuasin akan Mengadakan aksi damai didepan polres Muba. Adapun tuntutannya adalah Mendesak kapolres Musi Banyuasin agar menertibkan semua aktivitas ilegal Driling dan Refinery di Muba dan mengusut tuntas diduga terbakarnya ilegal Drilling dan Raffinery yang telah menelan korban jiwa dan mendesak untuk segera mengambil tindakan untuk menangkap para pelaku dan pemodal nya yang terkesan tidak tersentuh hukum.
Saat di wawancara awak media ‘sabtu.31/01/2026 ketua DPC PROJAMIN Muba Tanto Hartono mengatakan penegakan hukum di Muba terkait ilegal Driling dan ilegal Refinery dinilai jalan ditempat dan meminta kepada APH khususnya Kapolres Musi Banyuasin agar profesional dan lebih serius lagi dalam menangani kasus-kasus kebakaran kebakaran ilegal drilling dan Raffinery yang telah banyak menelan korban jiwa.
“Menyikapi kondisi penegakan hukum terkait ilegal Drilling dan RAFINERY di Muba yang terkesan jalan di tempat dan banyak nya kasus kebakaran sumur yang tidak jelas penanganannya kami dari DPC PROJAMIN MUBA akan terus mendorong aparat penegak hukum dan Pemkab Muba agar lebih serius dalam menyikapi permasalahan ini.
Dan akan terus menyampaikan aspirasi masyarakat baik melalui media online ataupun dengan menyampaikan aspirasi secara terbuka dengan aksi damai.
Kami meminta komitmen polres Muba mengingat kian menjamur nya praktik ilegal di beberapa kecamatan dalam kabupaten Musi Banyuasin dengan segala dampak yang di timbulkan baik kerusakan lingkungan,korban jiwa, kerusakan infrastruktur jalan dan lain nya dan dalam waktu dekat ini kami DPC PROJAMIN Muba akan mengadakan aksi damai di depan Mapolres Muba,”ucapnya
Tanto Hartono juga meminta agar Kapolres Muba segera menghentikan kegiatan yang merusak lingkungan serta melanggar hukum ini.
“Kami meminta Kapolres Muba agar menutup Aktivitas-aktivitas ilegal yang merusak lingkungan dan infrastruktur serta melanggar hukum di beberapa kecamatan yang ada di kabupaten Musi Banyuasin seperti kecamatan Keluang dan Bayung Lincir serta Babat Toman yang Viral karena Menjadi Sorotan dari kalangan aktivis LSM dan Jurnalis di Muba akhir akhir ini, tutupnya.
(Indra)



















