Beranda / HUKUM KRIMINAL / Diduga SPBU 14227343 Unterudang Jadi Tempat Pengangsun Bbm Bersubsidi Para Mafia

Diduga SPBU 14227343 Unterudang Jadi Tempat Pengangsun Bbm Bersubsidi Para Mafia

UNTERUDANG – PALAS, MB1 II Dugaan para Mafia BBM Bersubsidi yang bermain di SPBU 14227343 Unterudang Kecamatan Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas merajalela. Pasalnya para pemain bbm bersubsidi jenis Pertalite dan Bio Solar bolak balik membeli dengan kendaraan yang diduga modifikasi.

Saat tanyakan kepada beberapa warga yang dijumpai MB1, mengatakan bahwa seringkalinya kendaraan jenis sepeda motor maupun kendaraan mobil berulang-ulang membeli bbm di SPBU tersebut.

“kendaraan sering bolak balik baik itu roda dua maupun roda empat, dan itu kendaraan yang sama membeli pertalite maupun bio solar, sehingga persediaan bbm bersubsidi cepat habis,” ungkap warga.

Dugaan para pemain pelangsir bbm bersubsidi di spbu tersebut menggunakan kendaraan yang sudah dimodifikasi.

“mereka itu sering kali dan rutin masuk ke SPBU di desa Unterudang ini,” ujar warga yang tidak mau menyebutkan namanya itu, sebut saja NN.

Warga memeninta aparat penegak hukum segera menindaklanjuti para Pengangsu bbm bersubsidi di SPBU 14227343 di Desa Unterudang.

Warga juga mengungkapkan, atas perilaku para mafia bbm bersubsidi tersebut, warga jadi susah mendapatkan bahan bakar bersubsidi itu.

“Kami kadang harus menunggu mereka (mafia) mengisi tangki kendaraannya baru kita dapat giliran,” pungkas NN.

Para pemain bbm bersubsidi yang terus bolak balik membeli bbm bersubsidi di SPBU 14227343 di Desa Unterudang dituding untuk ditimbun dan dijual dengan harga yang tinggi.

Hasil investigasi MB1 di lokasi SPBU 14227343, banyak kendaraan yang diduga mengisi dengan cara bolak balik membelinya.

Terlihat juga, beberapa mafia pelangsir bbm sedang menguras bbm dari tangki kendaraannya yang dipindahkan ke jirigen setelah beroperasi di SPBU.

Hingga berita ini diturunkan, MB1 masih mencoba mengkonfirmasi pihak polsek setempat dan SPBU 14227343 di Desa Unterudang tersebut.

Diminta Aph menyelidiki dan berani membongkar para Pengangsu bbm bersubsidi dan memeriksa SPBU tersebut.

 

(Wahyu P Siregar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *