Beranda / UMUM / Polda Babel dan Basarnas Gelar Latihan SAR Gabungan Skala Besar di Bhaypark

Polda Babel dan Basarnas Gelar Latihan SAR Gabungan Skala Besar di Bhaypark

BANGKA BELITUNG, MB1 II Menindaklanjuti arahan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung terkait kesiapsiagaan penanggulangan bencana, Polda Babel menggelar latihan SAR gabungan berskala besar. Kegiatan ini melibatkan berbagai Satuan Kerja Internal Polri serta instansi eksternal guna memperkuat koordinasi di lapangan.

Latihan yang dimulai pada Kamis (19/02/26) pagi ini melibatkan personel dari Sat Brimob, Samapta, Polairud, dan Bid Dokkes, serta didukung penuh oleh Basarnas Pangkalpinang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembekalan teori dasar yang disampaikan oleh para instruktur ahli di Gedung Tribrata Polda Babel. Materi tersebut menjadi bekal awal dalam memperkuat pemahaman serta kesiapsiagaan personel.

Usai menerima pembekalan, lebih dari 100 personel gabungan bergerak menuju kawasan Bhaypark Polda Babel untuk melaksanakan simulasi praktik sebagai bentuk implementasi langsung dari materi yang telah diberikan.

Dansat Brimob Polda Babel, Kombes Pol. Ahmad Arif Sopyan, menjelaskan bahwa latihan ini merupakan langkah nyata untuk menyamakan persepsi dan teknik antar satuan.

“Kegiatan ini bertujuan mengkolaborasikan berbagai teknik penanganan SAR di lapangan. Kita tahu bahwa akhir-akhir ini wilayah Bangka Belitung cukup rawan terhadap bencana, mulai dari tanah longsor, orang tenggelam, hingga kecelakaan laut,” ujar Ahmad.

Untuk latihan kali ini, fokus utama diarahkan pada skenario SAR Air (Water Rescue). Personel dilatih untuk mengevakuasi korban di perairan dengan memanfaatkan peralatan penyelamatan yang tersedia secara cepat dan tepat.

Pada kegiatan ini Ahmad menjelaskan bahwa kegiatan ini akan difokuskan selama 2 hingga 3 hari yang melibatkan 100 lebih personel gabungan.

Selain itu, Ahmad menegaskan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan operasi kemanusiaan. “Diperlukan kolaborasi yang kuat, baik dari internal Polda maupun bersama Basarnas dan potensi SAR lainnya guna terwujud respon lebih cepat atau quick respon yang meningkat terutamanya pada evakuasi korban pada penanganan berbagai bencana yang ada di provinsi Bangka Belitung,” pungkasnya.

 

 

(RED MB1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *