Beranda / PENDIDIKAN / Kepala SD Inpres Warukapas : Melisa Veronika Tudus S.pd .M.pd Berbagi Pratik dengan Teman – Teman Kepsek dan Guru

Kepala SD Inpres Warukapas : Melisa Veronika Tudus S.pd .M.pd Berbagi Pratik dengan Teman – Teman Kepsek dan Guru

DIMEMBE – MINUT, MB1 II Kegiatan berbagi Pratik kepala sekolah dasar dan guru untuk menginspirasi kepemimpinan yang lebih baik dan efektif mencakup metode inovatif dalam pengelolaan sekolah seperti pemanfaatan teknologi dan pendekatan inklusif. Karena itu di erah digital saat ini kepala sekolah dasar dan guru – guru di kecamatan Dimembe kini aktif berbagi Pratik untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui kolaborasi talk show dan pameran karya.

Seperti yang terlihat dalam inisiatif pembelajaran mendalam dan implementasi kurikulum merdeka. Hal tersebut di paparkan oleh kepala SD Inpres Warukapas, Melisa Veronika Tudus S.pd , M.pd. kepada wartawan Media Bhayangkara Satu bertempat di ruang kerjanya Selasa (24/2/2026).

Lanjut Kepsek, “saya senang kegiatan berbagi Pratik dengan teman – teman kepala sekolah dan guru yang ada digugus satu kecamatan Dimembe, pasalnya diadakan kegiatan workshop mendorong inovasi dan kreatifitas dalam pembelajaran,” Ujar Melisa Veronika.

Disisi lain, masih Melisa, tentunya dapat mempererat hubungan sesama kepala sekolah dan guru, untuk membangun lingkungan sekolah efektif serta memotivasi kerja tenaga pendidik,” Tambah Kepsek.

Terpisah Yosep Lengkong, ketua DPW SULUT Li – Tipikor dan keseharian sebagai pemerhati pendidikan di kabupaten Minahasa Utara, dirinya menuturkan kegiatan berbagi Pratik untuk kepsek dan guru, patut diapresiasi. Pasalnya metode ini menjadi penguatan utama untuk memahami variasi iklim sekolah. “Interaksi antara guru dan kepala sekolah menciptakan ekosistem pendidikan yang progresif di mana para kepsek dan guru berbagi ilmu dan pengalaman dalam pembelajaran,” kata Yosep.

Karena itu, sambungnya lagi, di era iptek saat ini, metode pengajaran harus sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan siswa dimana guru bukan hanya pengajar tapi juga pembelajar yang terus berkembang seiring dengan perubahan teknologi dan kurikulum. Kegiatan berbagi Pratik atau workshop di harapkan mampu membangun iklim sekolah yang lebih baik. dan proses kegiatan belajar mengajar akan berjalan lancar.” Pungkas Yosep Lengkong Rabu (25/2/2026).

 

 

 

(Johanis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *