PABUARAN – SUKABUMI, MB1 II Dalam kunjungan silaturahim media Bhayangkara Satu, ke SDN Batulayang disambut baik dan ramah oleh kepala sekolah beserta para guru, Senin (9/3/2025).
Kepala Sekolah, Ida Widaningsih, S,Pd, menunjukan komitmenya yang kuat dalam menunjukan kualitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menjalin silaturahmi dan berkomunikasi dengan media khususnya media Bhayangkara Satu.
Kepala sekolah mengungkapkan kegembiraannya atas kedatangannya dari pihak media serta mengakui pentingnya peran wartawan dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
“Dengan adanya informasi yang akurat dan berimbang dari media itu sangat diharapkan oleh pihak sekolah SDN Batulayang agar dapat terus berbenah diri dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan,” Ucap kepala Sekolah.
Lanjut Ida Widaningsih, dengan hadirnya wartawan MB1 ke sekolah kami, semoga menjadi kepanjangan pihak sekolah untuk menyampaikan keluh kesah dan kebutuhan pihak sekolah. Dan sekarang pun sekolah kami membutuhkan bangun ruang kelas baru. Karena salah satu ruang kelas sudah ada yang rusak dan sudah dikosongan,” Ucap Ida Widaningsih.
“Kami selaku kepala sekolah disini sangat mengharapkan dengan adanya berita-berita dari pihak media sekolah kami mendapatkan perhatian dari pihak-pihak terkait,” Pungkasnya.
Di sela-sela perbincangan, kepala biro media MB1 menanyakan perihal perencanaan, penggunaan anggaran bantuan operasional sekolah (BOS) kepada kepala sekolah, Kepala sekolah SDN Batulayang Ida Widaningsih, S. Pd, menegaskan realisasi anggaran bantuan operasional sekolah (BOS) sudah sesuai juknis yang di tetapkan oleh undangan-undangan,” jawabannya.
Lanjut kepala sekolah, Pemanfaatan dana BOS yang dilaksanakan pihak sekolah sudah efisien, efektif, transparan, dan akuntabel, serta bermanfaat.
“Prinsip dasar penggunaan dana BOS sebagaimana dimaksud. Efisien : Hemat, bernilai guna, dan sesuai kebutuhan. Efektif, Berorientasi pada pencapaian hasil yang diharapkan,” Kata Kepsek.
“Transparan, Terbuka dan dapat diakses oleh semua pemangku kepentingan Serta Akuntabel,Dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan keuangan.Juga Bermanfaat, Penggunaannya itu harus dirasakan oleh seluruh peserta didik,”ujar Ida widaningsih, S.Pd,
Di waktu yang sama operator sekolah melanjutkan keterangan kepala sekolah. Alur tata cara selengkapnya pun sesuai dengan ketentuan yang sudah di tentukan seperti halnya;
Tahapan perencanaan, adalah fondasi utama. Tahap ini menentukan apakah dana BOS akan digunakan secara tepat sasaran.
Pertama Pembentukan Tim BOS Sekolah Kepala Sekolah bertindak sebagai Penanggung Jawab dan Seorang Bendahara yang ditunjuk (boleh guru atau tenaga kependidikan, idealnya bukan Kepala Sekolah
Anggota, yang biasanya terdiri dari perwakilan guru dan Komite Sekolah.
Penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS)
“Sumber Data, RKAS disusun berdasarkan hasil evaluasi diri sekolah, analisis kebutuhan, dan rencana kerja tahunan,” ujar operator sekolah
Lanjut operator Sekolah Partisipatif melibatkan Komite Sekolah dan pemangku kepentingan lainnya.mengacu pada Komponen Pembiayaan, Semua rencana pengeluaran harus sesuai dengan komponen yang diatur dalam Permendikdasmen nomer 8 tahun 2025 terbaru tentang BOS Komponen-komponen umumnya.
Di sekolah kami pun ada delapan komponen yang di danai oleh dana bos sekola diantanya
1.pengembangan perpustakaan
2.kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
3.kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
4.administrasi kegiatan sekolah
5.pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
6.langganan daya dan jasa
7.pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
8.pembayaran honor
Penetapan RKAS:
RKAS yang telah disusun harus mendapat persetujuan/pengesahan dari Komite Sekolah dan Dinas Pendidikan setempat.
Sekolah melakukan pencairan dana secara online melalui sistem yang ditentukan (seperti ARKAS – Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah.
Bendahara mengajukan rencana pencairan dana berdasarkan RKAS yang telah disahkan. Tahapan pelaksanaan dan realisasi ini adalah tahapan dimana rencana RKAS diwujudkan,”pungkasnya
(Nuryana/AB. Rahman)



















