Beranda / UMUM / Berbagi Berkah Ramadhan, Pemdes Lulut Santuni 100 Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama

Berbagi Berkah Ramadhan, Pemdes Lulut Santuni 100 Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama

KLAPANUNGGAL – BOGOR, MB1 II Pemerintah Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, menggelar acara penuh keberkahan yang bertujuan memberikan kebahagiaan dan dukungan kepada seratus anak yatim dan piatu, Pada Jum’at (13/03/2026).

‎Acara yang berlangsung di aula kantor desa ini tidak hanya menjadi momen berbagi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara pemerintah desa, lembaga desa, tokoh agama, masyarakat, dan anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.

‎Ratusan anak yatim dan piatu dari berbagai wilayah di Desa Lulut hadir dengan wajah ceria, menyambut acara yang telah disiapkan dengan penuh perhatian oleh panitia. Suasana aula kantor desa terasa hangat dan penuh sukacita, dipenuhi tawa dan senyum dari anak-anak yang menerima perhatian dan kasih sayang dari seluruh pihak yang hadir.

‎Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Lulut, Udin, Sekdes, BPD, LPM, Babinsa, Babhinmas, Binwil, Perangkat Desa, Tokoh Agama, Linmas serta Tokoh Masyarakat setempat. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kuat pemerintah desa dan masyarakat dalam memperhatikan kesejahteraan anak-anak yatim dan piatu, serta mewujudkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi ciri khas masyarakat Desa Lulut.

‎Dalam sambutannya, Kepala Desa Lulut, Udin, menyampaikan bahwa acara ini merupakan wujud nyata dari tanggung jawab pemerintah desa dalam melindungi dan memberdayakan anak-anak yang kurang beruntung.

‎”Anak-anak yatim dan piatu adalah bagian tak terpisahkan dari keluarga besar Desa Lulut. Kami merasa berkewajiban untuk memberikan mereka perhatian, kasih sayang, dan dukungan agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, serta merasa dihargai dan dicintai oleh lingkungan sekitarnya,” ujar Udin dengan penuh kehangatan.

‎Kades juga menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berupa pemberian santunan, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun semangat dan kepercayaan diri anak-anak.

‎”Kami berharap melalui acara ini, anak-anak dapat merasakan bahwa mereka tidak sendirian. Ada pemerintah desa, ada lembaga desa, ada tokoh agama, dan ada masyarakat yang selalu mendukung mereka. Kami juga menghimbau, untuk Anak-anak tidak ikut tawuran dan jangan mudah diajak kawan untuk melakukan hal yang tidak baik serta tidak terpancing berbuat hal yang merugikan,”  tambahnya.

‎Selain pemberian santunan, acara juga dimeriahkan dengan kegiatan buka puasa bersama. Seluruh hadirin, termasuk anak-anak yatim dan piatu, berkumpul bersama untuk menikmati hidangan buka puasa yang telah disiapkan. Momen buka puasa bersama ini menjadi momen yang sangat berharga, karena mempererat tali persaudaraan dan menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di antara semua pihak yang hadir.

‎Salah satu warga Desa Lulut yang turut hadir dan berpartisipasi dalam acara ini menyampaikan rasa syukurnya atas kegiatan yang digelar oleh pemerintah desa.

‎”Saya sangat mengapresiasi langkah pemerintah desa Lulut yang telah menggelar acara ini. Ini adalah bukti bahwa pemerintah desa benar-benar peduli terhadap anak-anak yatim dan piatu di desa kita. Sebagai warga, saya merasa senang bisa ikut berpartisipasi dan melihat senyum bahagia di wajah anak-anak. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan,” ujar warga tersebut dengan antusias.

‎Acara yang berlangsung lancar dan penuh keberkahan ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon keberkahan dan perlindungan bagi seluruh anak-anak yatim dan piatu, serta bagi seluruh masyarakat Desa Lulut.

‎Pemerintah Desa Lulut berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus memperhatikan kesejahteraan anak-anak yang kurang beruntung, dan mewujudkan masyarakat yang saling peduli dan berbagi.

‎Dengan terselenggaranya acara ini, Pemerintah Desa Lulut telah membuktikan bahwa kepedulian sosial dan kebersamaan adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Seratus anak yatim dan piatu kini membawa pulang bukan hanya santunan, tetapi juga kenangan indah dan rasa dicintai yang akan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus maju dan meraih impian mereka.

 

 

 

(RQ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *