SANGIHE – SULUT, MB1 // Menjawab keluhan warga Kelurahan Bungalawang Kecamatan Tahuna kabupaten Kepulauan Sangihe yang tinggal di pesisir pantai, terkait abrasi pantai, terpantau Gerak Cepat Balai Wilayah Sungai ( BWS) Sulawesi 1 resmi dimulainya pembangunan pengaman pantai Tahuna, sumber dana APBN tahun 2026 sesuai tanggal kontrak 20 februari 2026 nilai kontrak : 17,3 miliar, waktu pelaksanaan : 315 (hari kalender), kontraktor pelaksana : PT Amar Jaya Pratama Group . Konsultan pengawas : Konsultan individu ( Ki ) untuk saat ini terpantau memasuki tahap awal pelaksanaan pekerjaan. Hal tersebut di katakan oleh Ferdi Sehang selaku tokoh masyarakat kabupaten Kepulauan Sangihe kepada wartawan Media Bhayangkara Satu, Senin (30/3/2026.)
Sambung Ferdi Sehang, sebagai warga kelurahan Bungalawang kecamatan Tahuna kabupaten Kepulauan Sangihe menyampaikan Apresiasi Gerak Cepat Balai Wilayah (BWS) Sulawesi 1 untuk menjawab keluhan warga, karena itu pembangunan pengaman pantai Tahuna sebagai bentuk kehadiran nyata pemerintah untuk melindungi pemukiman masyarakat pesisir dari abrasi pantai, “Dengan adanya pembangunan pengaman pantai Tahuna ini memberikan dampak positif bagi masyarakat sebab menyerap tenaga kerja,” Katanya.
Terpantau integritas dari pihak penyedia jasa ( kontraktor ) telah teruji, pasalnya mampu melaksanakan Progres pekerjaan sesuai aturan dalam kontrak, berdasarkan spesifikasi teknis . Disisi lain Balai Wilayah Sungai ( BWS) Sulawesi 1 , kerap berada di lokasi pekerjaan untuk memonitoring,” Ujarnya.
Sembari menambahkan, warga kabupaten Kepulauan Sangihe sangat berharap perhatian dari Pemerintah pusat / kementerian pekerjaan umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, untuk membangun pengaman pantai didesa mala kecamatan Manganitu sebab Ketika cuaca ekstrem sering terjadi abrasi karena air laut membanjiri dan mengancam pemukiman warga,” Ucap Ferdi Sehang.
Terpisah Wartawan Senior, Ramon Wowor kesehariannya sebagai Pemerhati infrastruktur di provinsi Sulawesi Utara memaparkan apresiasi Gerak Cepat Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi 1 merespon Keluhan warga untuk melaksanakan pembangunan pengaman pantai Tahuna.
Respon cepat tersebut, sambung Wowor, merupakan bukti nyata dari kementerian PU Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi 1 untuk memberikan kenyamanan dan melindungi pemukiman serta kawasan pesisir terutama saat menghadapi abrasi pantai. “Disisi lain adanya pembangunan pengaman pantai ini memberikan dampak positif bagi warga selama masa kontruksi karena menyerap tenaga kerja,” Tandas calon ketua Dewan kehormatan persatuan wartawan Indonesia (PWI ) Sulut kepada wartawan Media ini Senin (30/3/2026)
(Johanis)



















