KABUPATEN BEKASI, MB1 II Kegiatan JITUT ( Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani ) yang di kerjakan Asal jadi dan diduga tidak sesuai RAB pekerjaan tersebut yang dikerjakan Oleh salah satu Oknum Kontraktor yang nakal, lokasi pekerjaan di Kampung Begedor Rt 02 Rw 10 Desa Pantai Harapan Jaya Kec.Muaragembong dan saat ini menjadi sorotan warga sekitar lokasi khususnya pada, Minggu (7/7/ 2024).
Salah seorang warga M. Hasan yang biasa di Sapa batak ( 50 th ) sebagai warga kp. Begedor Desa pantai harapan jaya Kec. Muara Gembong mengatakan dan diakuinya ini kerjaan sudah 10 hari lebih, dan tidak terlihat papan proyek dalam segi pekerjaan pun asal-asalan, ko’ kenapa saya mengatakan hal tersebut, terlihat pemasangan batu miring asal nempel bersandar di pinggir tanah, cerucuk pun tidak di pasangi, sepatu adalah dasar pondasi bisa di katakan pondasi dasar, tidak ada, yang katanya tukang 20 cm lebar dasar dengan ketinggian 120 cm,” Ucapnya.

“Saya sudah menegur kepala tukang namun membandel, setelah saya tegur, cerucuk bambu baru di pasang , itu hanya beberapa cerucuk bambu saja yang di pasang, bahkan saya sudah berkomunikasi dengan pengawas agar pekerjaan tersebut maksimal sesuai spek dan harapan warga petani kampung Begedor khususnya,” akunya.
Di tambahkan M.Hasan berharapan dalam pekerjaan yang sudah dikerjakan yang tidak memakai cerucuk bambu dan pemasangan batunya miring atau asal-asalan segera di bongkar, kalau tidak di bongkar, dirinya akan membongkar sendiri.
“Ko kenapa saya mengatakan harus di bongkar, karena tidak akan ada kekuatan atau daya tahan apabila di musim banjir dan air naik, dan ini merugikan masyarakat Kampung Begedor khususnya, “Ucapnya.
Saat ditanyakan tukang tersebut mengaku memasang nya.
“sudah saya pasang bng cerucuk mah, tapi emang air nya pasang, kepala tukang gak ada bng,, kerja juga baru ini, baru dua minggu sama yang di pebayuran, soalnya pindah-pindah kerjaannya bng, saya juga kan beraninya karena udah di cerucuk kalo belum di cerucuk mah saya gak berani, karena di sini saya kejar air, dari bawah kan di gali bng 130 cm ke atas tapi emang posisi airnya pasang, cerucuk per 50, lebih jelasnya nanti sama mandor, “Ucapnya Mulya salah satu tukang dalam proyek itu.
Dikatakan Aris, saat kami konfirmasi melalui Via Watts App sebagai Pengawas mengatakan “iya itu kerjaan pertanian dan klo kemaren juga udah saya chat beliau kalo posisi hujan gini banyak airnya itu kurang bagus, jangan kerja aja, itu saya lihat fotonya tadi kerja, iya kmaren saya chat dia takutnya kerjaannya gak maksimal proses pekerjaannya, gak bagus lah,” Pungkasnya.
( ALI / YM )



















