MATUKAS – MINUT, MB1 // Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah program asesmen standar nasional yang dirancang oleh Kementerian pendidikan dasar dan menengah (kemendikdasmen) yang bertujuan mengukur capaian akademik siswa SD- SMP dan SMA, secara objek pada mata pelajaran tertentu berdasarkan kurikulum. Seiring dengan itu, TKA diterapkan tahun ajaran 2025 – 2026 berfungsi untuk seleksi jalur prestasi.
Terkait dengan ujian Tes kemampuan Akademik (TKA) ada 39 siswa kelas 6 SD Inpres Matungkas yang mengikuti TKA. “Puji syukur sejak hari pertama Rabu (22/4/2026) hingga hari kedua Kamis (23/4/ 2026) pelaksanaan TKA tidak ada kendala, Aman dan Sukses digelar,” Diungkapkan oleh kepala SD Inpres Matungkas Sosana L Lumataw S.Pd. bertempat di ruang kerjanya Kamis (23/4/2026).
Masih kata kepsek, terlaksananya TKA ini atas semangat kebersamaan dari tenaga pendidik yang bertanggung jawab menyiapkan sarana prasarana seperti komputer, internet, listrik dan teknisi untuk memastikan pelaksanaan TKA sesuai prosedur.
“Untuk hari pertama TKA dibuka oleh anggota DPRD Minahasa Utara Ronal Kaawoan A.Md.T bersama Dinas pendidikan Minahasa Utara. Pembukaan TKA diawali dengan kesiapan perangkat komputer dan token. Puji syukur tidak ada kendala dan Siswa kelas 6 hadir, percaya diri dan penuh semangat mengikuti TKA,” Ujar kepsek.
Sementara itu, Ramon Wowor di kenal sebagai wartawan senior, Ketua Persatuan wartawan Indonesia (PWI) Minahasa Utara kesehariannya selaku pemerhati pendidikan memaparkan saat berkunjung ke SD Inpres Matungkas hari kedua Pelaksanaan TKA, terpantau interaksi kepsek dan guru sangat baik sehingga terwujud iklim sekolah yang kondusif / menyenangkan dalam upaya pencapaian peningkatan pendidikan di sekolah. “Untuk itu Kinerja kepsek patut di apresiasi pasalnya kepsek tidak hanya sebagai figur personifikasi sekolah tapi juga paham tentang tujuan pendidikan dan mengaktualisasikan seluruh potensi yang ada menjadi kekuatan bersinergi sehingga pelaksanaan Ujian Tes kemampuan Akademik (TKA) Sukses digelar,” Kata Ramon.
Disisi lain, keberadaan SD Inpres Matungkas sangat terbatas ruangan kelas karena jumlah siswa mencapai tiga ratusan lebih sehingga sekolah ini sangat membutuhkan bantuan untuk pembangunan ruangan kelas dan ruang guru,” Ucap Wowor bertempat di kediamannya kelurahan Airmadidi Atas, Sabtu (25/4/2026).
(Johanis)



















