SANGA DESA – KAB MUBA, MB1 // Gedung Serbaguna yang berada di Kelurahan Ngulak 1, Kecamatan Sanga Desa, kini terlihat terbengkalai dan sama sekali tidak terawat.
Bangunan yang seharusnya menjadi pusat kegiatan warga justru tampak kumuh dan menakutkan, padahal letaknya sangat strategis, berdekatan dengan perkantoran, sekolah, hingga rumah sakit.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Sabtu (27 Juni 2026), kondisi gedung sangat memprihatinkan.
Terlihat cat dinding mengelupas di banyak sisi, permukaan tembok kusam dan kotor, halaman serta ruangan dalam ditumbuhi rumput liar dan semak belukar yang lebat.
Akibat tertutup semak dan sepi Dari pengawasan, bangunan kosong ini kini beralih fungsi — bukan lagi fasilitas gedung umum, melainkan diduga dijadikan sarang pemakai dan pengedar narkoba, sekaligus tempat perjudian warga secara tersembunyi.
Kondisi ini jelas menimbulkan dampak buruk bagi keamanan dan citra wilayah, jauh dari harapan sebagai fasilitas umum yang layak dan representatif.
Sejumlah warga menyayangkan nasib gedung yang dibangun dengan biaya miliaran rupiah itu.
Padahal, banyak kelurahan atau desa lain sangat menginginkan fasilitas serupa. Bagi warga, pembangunan yang tidak dimanfaatkan dan tidak dijaga terkesan membuang‑buang uang rakyat. Apalagi, gedung kosong itu kini justru menjadi sumber masalah keamanan dan ketertiban.
“Letaknya di tengah keramaian, dekat kantor‑kantor dan sekolah, setiap hari banyak orang lewat. Tapi kondisinya dibiarkan kosong, gelap, dan semak belukar. Kami warga khawatir, sudah sering terduga ada transaksi narkoba dan orang main judi di dalam atau di belakang gedung itu,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga mengaku merasa tidak aman, terutama bagi anak‑anak warga, yang sering berjalan lewat atau bermain di sekitar gedung.
Mereka berharap Pemerintah Daerah, instansi terkait, serta aparat keamanan segera turun tangan. Selain membersihkan, merenovasi, dan menjaga gedung, warga juga meminta pengawasan ketat serta penertiban terhadap kegiatan terlarang yang terjadi disana.
Menurut warga, jika dirawat dan dikelola dengan baik, gedung serbaguna ini sangat berpotensi: selain untuk kegiatan sosial, rapat warga, dan acara umum, juga bisa menjadi tempat pengembangan serta pameran produk UMKM setempat. Masyarakat berharap fasilitas yang dibangun dari uang pajak ini benar‑benar kembali bermanfaat dan aman bagi semua pihak.
(Tim Muba)



















