TAHUNA – SANGIHE, MB1 // Pengembangan Pelabuhan Tahuna dan Pelabuhan Matutuang yang berada di kabupaten Kepulauan Sangihe provinsi Sulawesi Utara adalah untuk meningkatkan konektivitas antar pulau sebagai Wilayah Kepulauan Perbatasan ,terluar dan terdepan. selain itu mendukung program tol laut untuk melancarkan distribusi logistik barang , kebutuhan pokok ,dan meningkatkan Keselamatan pelayaran serta kenyamanan Pelayaran.
Terkait dengan Rehabilitasi Faspel Laut Tahuna dan Faspel Laut Matutuang Penelusuran wartawan Media ini terus dikebut.
Pelaksana Harian ( Plh) Kepala unit Penyelenggara Pelabuhan Tahuna ( Kupp) Kelas II Tahuna Melfrit Palenewen ST SH M.A.P ,MAG mengatakan Progres Pekerjaan rehabilitasi Faspel Laut Tahuna di fokuskan pada perbaikan dermaga dan penataan lapangan parkir serta lapangan penumpukan. sementara itu untuk Faspel Laut Matutuang pekerjaan mencakup kontruksi dermaga, fasilitas gudang, Kantor hingga perluasan terminal. Untuk capaian Progres hingga saat ini, rehabilitasi Faspel Tahuna Sudah 82 % lebih kemudian untuk rehabilitasi Faspel Matutuang 70 % lebih. target Selesai sesuai kontrak . akhir bulan Desember tuntas, ” ujar Palenewen, Selasa (20/10/2026).
Hi Lukman Basalamah, tokoh masyarakat kabupaten Kepulauan Sangihe kesehariannya sebagai pedagang hasil bumi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi Perhatian dari Pemerintah pusat melalui kementerian perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengalokasikan anggaran melalui dana PNBP untuk rehabilitasi Faspel Laut Tahuna dan Faspel Laut Matutuang ,ini merupakan bukti nyata kehadiran Negara di wilayah perbatasan dan pulau – pulau melalui pembangunan infrastruktur khususnya fasilitas pelabuhan laut, dermaga sebagai langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan, persatuan dan pemerataan ekonomi sehingga pasokan bahan pangan dan kebutuhan sehari-hari menjadi lancar dan terjangkau,” ujar Hi Lukman Basalamah, Selasa (20/10/2026).
Disisi lain, tambahnya, menunjukkan aspek positif atas keberhasilan rehabilitasi fasilitas pelabuhan laut Tahuna dan Faspel Laut Matutuang karena seluruh tahapan pekerjaan di mulai dari pemancangan tiang pancang bawah air hingga struktur dermaga atas telah melalui pengujian material berskala sesuai standar ketahanan terhadap gelombang tinggi dan salinitas tinggi. tak hanya itu integritas penyedia jasa telah teruji dalam pekerjaan Infrastruktur pelabuhan laut, ” Pungkasnya.
(Johanis)


















