Beranda / PENDIDIKAN / Ujian Tes Kemampuan Akademik Kelas 6 Gelombang ke- 2 di SD Inpres Watutumou, SD Inpres Kolongan dan SD Negeri Kolongan Berjalan Lancar

Ujian Tes Kemampuan Akademik Kelas 6 Gelombang ke- 2 di SD Inpres Watutumou, SD Inpres Kolongan dan SD Negeri Kolongan Berjalan Lancar

KALAWAT – MINAHASA UTARA, MB1 // Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk Kelas 6 gelombang ke-2 di SD Inpres Watutumou, SD Inpres Kolongan dan SD Negeri Kolongan yang berada di kecamatan Kalawat kabupaten Minahasa Utara provinsi Sulawesi Utara terpantau wartawan Media Bhayangkara Satu bersama Ketua PWI Minahasa Utara, pada Rabu (22/4/2026) tidak ada kendala berjalan lancar. Karena sebelum dimulai Ujian TKA para siswa kelas 6 telah dibekali dengan simulasi dan gladi bersih.

Kepala SD Inpres Watutumou, Nova Ketsy Reppy S.Pd, M.Pd, bertempat di ruang kerjanya saat ditemui, memaparkan Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk Kelas 6 gelombang ke 2 di SD Inpres Watutumou dipantau langsung oleh Anggota DPRD Minahasa Utara yang membidangi pendidikan, Stendy S Rondonuwu bersama Kepala bidang pembinaan SD dan SMP Dinas Pendidikan kabupaten Minahasa Deisy Ombuh S.Pd.M.MPd. “Puji syukur dalam pelaksanaan ujian Tes kemampuan Akademik di laksanakan sejak hari pertama dan kedua, saya optimis tidak ada kendala berjalan lancar. ” Ujarnya Rabu (22/4/2026).

Sambung kepsek yang familiar dengan Inzan Pers dan penuh semangat memaparkan, untuk program sekolah ini fokus pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan mutu pendidikan serta aktif dalam pengembangan sekolah ramah anak, penataan lingkungan sekolah, menjalin kerjasama dengan pihak eksternal seperti PT Trakindo,”Terangnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh kepala SD Inpres Kolongan Delfin Esther Rumagit S.Pd, atas semangat kebersamaan tenaga pendidik Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk Kelas 6 gelombang ke 2 sukses di gelar. “Kemudian TKA di sekolah ini di pantau secara langsung oleh kepala bidang pembinaan SD dan SMP Dinas pendidikan kabupaten Minahasa Utara, Deisy Ombuh S.Pd.M.MPd bersama dengan pengawas dari dinas pendidikan kabupaten Minahasa.”Ungkapnya Rabu, (22/4/2026).

Kepsek yang familiar dan pekerja keras menambahkan, niat untuk menjadikan sekolah sebagai sarana penunjang keberhasilan peserta didik merupakan target utama dari tenaga pendidik. “Untuk itu saya optimis siswa kelas 6 yang mengikuti ujian Tes kemampuan Akademik mendapatkan hasil yang memuaskan,” Tandasnya.

Senada juga diungkapkan oleh kepala SD Inpres Kolongan Chintia Ingli Polii S.Pd, katanya, Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA ) Kelas 6 untuk gelombang 2 di pantau kepala bidang pembinaan SD dan SMP Dinas Pendidikan kabupaten Minahasa Utara Deisy Ombuh S.Pd.M, di hari kedua TKA mendapat kunjungan dari anggota DPRD Sulut, Berty Kapojos S.sos, dengan demikian pelaksanaan TKA tidak ada kendala dan berjalan lancar.

“Karena Siswa kelas 6 yang mengikuti ujian TKA ini sudah di persiapkan dengan baik sebab sebelumnya mereka telah mengikuti Simulasi dan gladi bersih. Saya optimis akan meraih hasil yang memuaskan,” Ucap kepsek.

Sembari menambahkan, tes kemampuan akademik bagi siswa kelas 6 bertujuan mengukur capaian tersandar dalam literasi, numerasi dan penalaran serta memetakan fondasi akademik Siswa untuk lanjut ke sekolah menengah pertama (SMP) melalui jalur prestasi,” Kata kepsek.

Sementara itu, Ramon Wowor Wartawan senior / ketua Persatuan wartawan Indonesia (PWI) Minahasa Utara yang juga kesehariannya sebagai Pemerhati pendidikan menuturkan, untuk kunjungan ke SD Inpres Watutumou, SD Inpres Kolongan, SD Negeri Kolongan untuk melihat secara langsung pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA). “Apresiasi kinerja kepsek sehingga tes kemampuan Akademik berjalan lancar dan sukses digelar,” ujar Ramon.

Disisi lain sambung Wowor, sertifikat tes Kemampuan akademik (TKA) dokumen resmi untuk Kelas 6 SD yang digunakan sebagai nilai tambah atau komponen pendukung pada seleksi penerimaan siswa baru SMP melalui jalur prestasi.

“Karena itu hasil TKA berbentuk sertifikat yang memuat nilai dan kategori capaian literasi – numerasi yang dapat meningkatkan peluang diterima di SMP favorit,” Katanya.

“Seiring dengan itu, ketiga kepsek yang saya temui tidak hanya sebagai figur personifikasi tapi sangat paham tentang tujuan pendidikan dan mampu mengaktualisasikan seluruh potensi yang ada menjadi kekuatan yang bersinergi guna mencapai tujuan pendidikan. Selain itu iklim Sekolah baik dan kondusif karena tercipta Suasana kebersamaan tenaga pendidik,” tutur Pemimpin umum/Redaksi majalah Diknas, kepada media Bhayangkara Satu bertempat dikediamannya kelurahan Airmadidi Atas, Jumat (24/4/2026)

 

 

(Johanis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *