KOTA BEKASI, MB1 // Segenap Jajaran DPC Grib Jaya Kota Bekasi turut prihatin dan berdukacita sedalam-dalamnya atas terjadinya tragedi KAI di Kota Bekasi, pada 27 Mei 2026.
“Kami bersyukur Pemerintah Pusat sigap dan peka atas tragedi yang menimpa masyarakat kota bekasi saat ini, ” ucap Ahmad Sumantri kepada Redaksi mediabhayangkarasatu.com
Selain itu, masih kata Ahmad Sumantri, DPC Grib Jaya Kota Bekasi bangga dengan sikap yang peka, cepat perduli dari Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, beserta jajaran Kabinet, yang sangat perduli kepada masyarakatnya.
“Cepat tanggap dan perduli, langsung meninjau lokasi kecelakaan. Semoga pemerintah pusat dapat memulihkan luka dan trauma ini kepada para keluarga korban baik korban luka – luka maupun meninggal dunia,”Ungkapnya.
DPC Grib Jaya Kota Bekasi berharap atas tragedi yang terjadi, Pemerintah Kota Bekasi bisa memperbaiki sistem pengamanan perlintasan kereta Api.
“Karena ini bagian dari tanggung jawab Pemerintah Daerah. Dan juga untuk pengguna jalan juga harus mematuhi rambu-rambu yang ada, khususnya tentang PerkeretaApian Indonesia yang mengacu pada UU No. 22 Tahun 2009,” Pungkas Ahmad.
Sebagai kontrol sosial masyarakat, sambung Ahmad Sumantri, agar Pemkot Bekasi segera memonitoring titik-titik rawan kecelakaan pelintasan kereta Api, seperti stasiun Bekasi, Agus Salim, Bulak Kapal dan Ampera yang sangat rentang jika tidak dalam Pengawasan yang maximal.
“Marilah kita semua Anak Bangsa dan intrument – instrumen pemerintah bekerja sama terkait masalah ini, mengingat ini Tragedi yang menyayat hati di Kota Bekasi belasan korban jiwa berjatuhan, ” Katanya.
“Kami DPC GRIB JAYA KOTA BEKASI meminta Pemerintah Kota Bekasi untuk legowo jika di kritik, karena ini demi kepentingan, keselamatan dan keamanan warganya,” tandanya.
“Semoga kejadian ini tidak akan terulang lagi dikemudian hari jika kita sama-sama perduli dan saling mengingatkan. Utamakan keselamatan dalam segala penggunaan transportasi umum,”Pungkas Ahmad Sumantri, Sekcab Grib Jaya Kota Bekasi kepada Redaksi MB1
(Red MB1)



















