Beranda / UMUM / Kadis PUPR Sulut “Sulit Di Temui.!!! BAMUKISST Desak Perbaiki Jalan Provinsi di Kabupaten Kepulauan Sangihe

Kadis PUPR Sulut “Sulit Di Temui.!!! BAMUKISST Desak Perbaiki Jalan Provinsi di Kabupaten Kepulauan Sangihe

MANADO – SULUT, MB1 // Berkali-kali tokoh masyarakat dan pimpinan desa menyampaikan aspirasi kepada pemerintah propinsi Sulawesi Utara dalam hal ini ke Dinas PUPR Sulut terkait sejumlah ruas jalan provinsi yang rusak parah di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Namun sejauh ini aspirasi tersebut tidak pernah direspon. Jalan provinsi di kabupaten Kepulauan Sangihe tak kunjung diperbaiki, bahkan kerusakan semakin parah.

“Hal itu jadi gambaran bahwa rendahnya kepedulian dan layanan pemerintah provinsi terhadap kebutuhan infrastruktur jalan di Nusa Utara,” kata Sekretaris Umum PB BAMUKISST (Badan Musyawarah Kekeluargaan Indonesia Sangihe Sitaro Talaud),”Alfein Gilingan S.Pd Kepada Wartawan media Bhayangkara satu.kamis (30/7/2026) di Manado.

Menurut Alfeyn, ketika belum lama ini PB BAMUKISST menyampaikan aspirasi, kepada Kepala Dinas (Kadis) PUPR Sulut, Ir Deicy Paath ST ,MSi Sulit ditemui. Seharian penuh, Kadis PUPR Sulut disebut-sebut memimpin rapat dengan para PPK dari kabupaten/kota.

“Ibu Kadis lagi pimpin rapat. Mungkin rapat hingga sore,” jelas salah satu staf di Dinas PUPR Sulut kepada wartawan media ini yang mendampingi PB BAMUKISST saat itu. ‘’Ba tunggu jo neh,’’ pinta staf tersebut dengan dialek Manado yang kental.

Namun, kata Alfeyn lebih lanjut, kepala dinas sibuk rapat dan tidak bisa diganggu. “Kami akhirnya bertemu sekretaris dinas PUPR, Sekalipun efisiensi anggaran surat permintaan tetap kami sampaikan kepada sekretaris dinas,” ujarnya lagi.

Sudah menjadi cerita umum, bahwa Kadis PUPR Sulut Deicy Paath memang salah satu pimpinan OPD di Sulut yang sulit ditemui di kantor. Sehingga sejumlah pihak mendorong Gubernur Sulut untuk mengevaluasi kinerja yang bersangkutan.

Lebih lanjut Alfeyn Gilingan yang di kenal sebagai wartawan Senior menjelaskan, sejumlah ruas jalan berstatus jalan provinsi di Kabupaten Kepulauan Sangihe maupun Kabupaten Kepulauan Talaud sudah rusak parah. Sayangnya status jalan provinsi belum membawa perubahan nyata bagi masyarakat, sangat memprihatinkan dan menjadi sorotan masyarakat seperti jalan yang menghubungkan wilayah kecamatan manganitu selatan dengan Tabukan Selatan tepatnya dari kampung ngalipaeng menuju Tarian Lehimi – mawira hingga Sampakang.

Janji pemerintah provinsi akan memperbaiki jalan rusak dan melanjutkan pengerjaan jalan yang tidak beraspal itu, nyatanya hanya janji-janji belaka.”Ada staf dari Dinas PUPR Sulut yang turun ke Sangihe. Namun tidak ada realisasinya,” tegas Alfeyn.

Terhadap hal tersebut, lanjut Alfeyn, BAMUKISST mendorong Dinas PUPR Sulut untuk memberi perhatian serius terhadap sejumlah ruas jalan di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi.

“Kami sudah menyurat resmi ke Dinas PUPR Sulut, bahkan berusaha menemui kepala dinasnya tapi Sangat Sulit ditemui Kami pertanyakan alasan dan kendala sehingga jalan provinsi di Sangihe tak kunjung diperbaiki. Kami sudah mendesak Dinas PUPR Sulut untuk hal tersebut,” urai Alfeyn.

Alfeyn kemudian menyebut, kerusakan parah jalan provinsi di Kabupaten Sangihe, antara lain sepanjang tiga kilometer pada jalur yang merupakan akses utama menuju SMA Negeri 1 Manganitu Selatan.

Kemudian, tambahnya lagi, ada beberapa jalur jalan penghubung antarkampung yang tidak pernah diaspal. Jalan penghubung ini kerap menjadi kendala bagi masyarakat untuk menggunakan sarana tranposrtasi dan segera mungkin memerlukan perbaikan drainase maupun badan jalan.” Pungkasnya.

 

 

(Johanis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *