Beranda / PEMERINTAHAN / Warga Sambut Baik Pembangunan Pengaman Pantai Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe

Warga Sambut Baik Pembangunan Pengaman Pantai Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe

TAHUNA – SANGIHE, MB1 // Penelusuran Wartawan Media Bhayangkara Satu, Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Sulawesi 1 Manado melalui SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Sulawesi 1 provinsi Sulawesi Utara membangun pengaman Pantai Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun Anggaran 2026 lokasi kelurahan Bungalawang kecamatan Tahuna kabupaten Kepulauan Sangihe. Dengan adanya pembangunan infrastruktur pengaman pantai ini, Pantauan di lapangan warga sambut baik.

Pekerjaan tersebut sumber dana APBN Tahun 2026. Nomor kontrak : HK 102 – BWS – 1414. 83/ 2026 / O1. Tanggal kontrak : 20 februari 2026.

Nilai kontrak : 17,3 miliar.

Kontraktor pelaksana : PT Amar Jaya Pratama Group . konsultan pengawas : konsultan individu ( KI) waktu pelaksanaan : 315 hari kalender.

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat kabupaten Kepulauan Sangihe, Ferdi Sehang, saat ditemui wartawan Media ini, mengatakan “Pembangunan pengaman pantai akan melindungi pantai dari risiko abrasi dan erosi akibat terjangan ombak sehingga, akan melestarikan vegetasi dan kawasan permukiman di sekitar pantai. Untuk itu kami sebagai warga yang berada di kelurahan Bungalawang kecamatan Tahuna menyambut baik dan mengapresiasi pembangunan pengaman pantai yang dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi 1 Manado.

“Kami menyampaikan terima kasih atas inisiatif dari Kementerian Pekerjaan umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dalam pembangunan pengaman pantai. Kami telah menyaksikan betapa pentingnya infrastruktur ini untuk melindungi Pantai Tahuna dari abrasi. Karena itu Pembangunan Pengaman Pantai ini tidak hanya menjadi benteng fisik yang kokoh tapi juga lambang komitmen untuk menjaga keindahan lingkungan, khususnya di ibukota Kepulauan Sangihe kota Tahuna,” ujar Sehang Selasa (24/3/2026).

Lanjut Ferdi Sehang, untuk di ketahui salah satu desa di kabupaten Kepulauan Sangihe Desa Mala, jika cuaca ekstrem ancaman abrasi terus mengancam warga yang berada di sepanjang garis pantai. “Untuk itu Kami berharap perlu ada dukungan dan perhatian dari pemerintah pusat untuk mengatasi abrasi pantai di desa Mala kecamatan manganitu. Kabupaten Kepulauan Sangihe,”Pungkasnya.

 

 

 

(Johanis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *