Beranda / PEMERINTAHAN / BAMUKISST Dorong Perbaikan Infrastruktur Jalan Nasional di Kabupaten Kepulauan Sangihe Disambut Satker PJN III Sulut dan PPK : Butuh Dukungan Pemda

BAMUKISST Dorong Perbaikan Infrastruktur Jalan Nasional di Kabupaten Kepulauan Sangihe Disambut Satker PJN III Sulut dan PPK : Butuh Dukungan Pemda

MANADO – Sulut, MB1 // Pengurus Besar (PB) BAMUKISST (Badan Musyawarah Kekeluargaan Indonesia Sangihe Sitaro Talaud) terus mendorong pemulihan dan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan berstatus ruas jalan nasional di Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan kabupaten Kepulauan Talaud. Dorongan tersebut disampaikan Sekretaris Umum PB BAMUKISST, Alfeyn Gilingan S.Pd.

Pihak BPJN (Balai PelaksanaanJalan Nasional) melalui Satker PJN III Sulawesi Utara merespon baik penyampaian PB BAMUKISST. Terutama, terkait dengan pemulihan kondisi ruas jalan nasional di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang terdampak bencana banjir belum lama.

‘’Ya, kami langsung melakukan koordinasi dengan para pihak berkompeten dan mengecek perihal kondisi jalan nasional di sana terkait dampak banjir yang belum lama terjadi,’’ jelas Kasatker PJN III Sulut (Sangihe- Talaud), Christman ST, MT, melalui PPK Hendry William Pangkey, ST kepada wartawan, Senin (28/7/2026) siang.

Menurut PPK, pihaknya senantiasa cepat menerima informasi dari institusi masyarakat mengenai kondisi ruas jalan nasional di Kabupaten Sangihe akibat bencana. ‘’Jika terdampak, kami akan segera tindaklanjuti,’’ katanya singkat.

Lebih lanjut pejabat Pembuat Komitmen ( PPK) Hendri Wiliam Pangkey S.T mengatakan, selain tindak lanjut pemulihan , terhadap jalan yang terkena bencana, pihaknya juga memperhatikan beberapa titik ruas jalan yang mengalami longsor. Misalnya di ruas Tahuna – Tamako, tepatnya pada titik jalan Nahga 2. Kecamatan Tamako.

‘’Sebetulnya anggaran untuk pemulihan di beberapa titik Jalan akibat longsor sudah kami ajukan. Tetapi adanya kebijakan efisiensi, mudah-mudahn tahun depan anggarannya bisa turun. Kita semua sama-sama berharap demikian,’’ sebut Pangkey bernada harap.

Jika anggaran yang sudah diajukan bisa turun tahun depan, urai PPK, pihaknya langsung action. ‘’Mohon dukungan dari masyarakat dan Pemda Sangihe, termasuk juga dari Lembaga sosial masyarakat yang ada,’’ harapnya.

Khusus untuk pemulihan jalan nasional pada ruas Tahuna – Naha, misalnya pada titik longsoran di Kalasuge perlu dukungan dan bantuan dari pemerintah daerah. Sebab untuk pemulihan, kemungkinan besar akan dilakukan pergeseran badan jalan.

‘’Nah, kami perlu bantuan pemerintah daerah,’’ katanya. ‘’Sehingga perbaikan jalan nanti tidak akan terhalang karena penolakan penduduk tidak mau pindah dari lokasi tersebut,’’ tambahnya.

Menurut Pangkey dengan kondisi ruas jalan Nasional Tahuna – Naha tepatnya didesa kalasuge terus terjadi longsoran setiap tahun. Terutama dekat pantai karena adanya abrasi. Sehingga badan jalan perlu digeser dan sejumlah rumah penduduk harus dipindahkan. demikian pula dengan Ruas jalan Nasional Tahuna – Tamako tepatnya didesa karatung 2 ( tananombo ) kecamatan manganitu badan jalan terjadi penurunan. Sehingga untuk penanganan, beberapa rumah penduduk di seputaran jalan tersebut harus di pindahkan.” Ujar Pangkey.

Mengapreasi penyampaian pihak BPJN tersebut, PB BAMUKISST akan mendorong pemerintah Kabupaten Sangihe agar dapat memfasilitasi pemindahan beberapa rumah penduduk ke lokasi yang lebih aman dan nyaman.

‘’Kami akan membangun komunikasi dengan pemerintah kabupaten Kepulauan Sangihe dan mendorong Bupati untuk memfasilitasi hal tersebut. Sebab dari kondisi lapangan, rumah penduduk di titik ruas jalan tersebut harus dipindahkan ke lokasi yang lebih aman,’’ kata Alfeyn Gilingan S.Pd.

Setelah mencermati gambar foto kondisi jalan yang longsor dan letak rumah penduduk.

 

 

(Johanis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *