BATANGHARI, MB1 // Lagi-lagi Kebakaran kembali terjadi di Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi Kali ini satu unit rumah di RT 03 Desa Pulau Raman hangus terbakar, Selasa 11/08/2026 sekira pukul 08.00 WIB.
Api diduga berasal dari korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa, namun pemilik rumah mengalami kerugian materi.
Peristiwa bermula saat api pertama kali terlihat dari dalam rumah milik Agung Desember Sriwijaya. Karena bangunan terbuat dari kayu, kobaran api cepat membesar apalagi ditambah cuaca panas.
Warga sekitar langsung beramai-ramai memadamkan api menggunakan alat seadanya seperti ember dan pompa air.
“Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Warga berusaha padamkan api sebelum api merembet ke rumah tetangga,” ujar salah seorang warga.
Sulitnya akses menjadi kendala utama. Desa Pulau Raman berada di seberang Sungai Batanghari sehingga armada Damkar tidak bisa langsung menuju lokasi.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut namun kerugian materi meliputi: 1 buah rumah ukuran 6 x 20 M, peralatan rumah tangga, lemari, kulkas, TV, dan peralatan rumah tangga lainnya, pakaian, surat-surat berharga, dokumen pribadi, Ijazah, KTP, KK dan dokumen lainnya dengan estimasi kerugian ± Rp. 150.000.000 (Seratus lima puluh juta rupiah).
Saat ini penghuni rumah untuk sementara mengungsi ke rumah saudara terdekat.
Kepala Desa Pulau Raman Azwar saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengimbau warga agar lebih waspada memasuki musim kemarau.
“Kami imbau warga untuk berhati-hati. Selalu cek instalasi listrik dan jangan menyalakan api sembarangan. Musim kemarau sangat rawan terjadi kebakaran,” kata Kades Pulau Raman.
Peristiwa ini kembali menyoroti belum adanya Pos Damkar di Kecamatan Pemayung. Warga berharap pemerintah daerah segera membangun pos damkar dan menyediakan armada yang bisa menjangkau wilayah seberang sungai.
“Kalau ada damkar, mungkin rumahnya bisa diselamatkan. Ini aksesnya susah, nunggu nyebrang dulu,” kata warga.
(Arifin)


















