WASIAN – MINUT, MB1 // Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan sekolah dasar merupakan bagian dari program strategis nasional yang diinisiasi oleh kementerian pendidikan dasar dan menengah (Kemendikdasmen). Kemudian Program revitalisasi ini menggunakan skema swakelola. Untuk memperbaiki infrastruktur sekolah yang mengalami kerusakan berat Agar menjadi lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Penelusuran wartawan Media Bhayangkara Satu, Jumat, (2/10/2026) terpantau Revitalisasi Satuan Pendidikan sekolah dasar (SD) Inpres Wasian yang berada di Kecamatan Dimembe kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara tahun anggaran 2026 untuk progres Pekerjaan terus di pacu, Agar selesai tepat waktu.
Sementara itu, kepala Sd Inpres Wasian Magdalena Lontoh S.Psi, ketika ditemui wartawan media ini bertempat di ruang kerjanya mengatakan untuk pelaksanaan pekerjaan revitalisasi ini seperti material yang digunakan berdasarkan Rab. “Kemudian Progres pekerjaan terus di pacu evaluasi dan tahapan pekerjaan di awal bulan Oktober 2026 sudah mencapai 60 % lebih, untuk itu pihak sekolah Sangat optimis revitalisasi ini akan selesai tepat waktu,” ujarnya Jumat, (2/10/2026).
Masih kata Kepsek, disisi lain dalam pelaksanaan pekerjaan, pihaknya selaku penanggung jawab revitalisasi bersama dengan panitia, mengutamakan kualitas infrastruktur dan kesesuaian Spesifikasi Teknis sebagai prioritas utama untuk menjamin keamanan dan keberlanjutan fungsi bangunan sekolah dalam jangka panjang. “Dengan demikian revitalisasi Satuan Pendidikan SD Inpres Wasian, menggunakan material bangunan yang memenuhi standarisasi. Intinya revitalisasi ini mengacu pada spesifikasi teknis. kemudian pelaksanaan pekerjaan Memberdayakan pekerja masyarakat yang ada di desa Wasian atau seputaran sekolah ini,” ucap kepsek. menutup percakapan.
Terkait proyek revitalisasi Sekolah, Ramon Wowor dikenal sebagai wartawan Senior, mantan Sekretaris Dewan Kehormatan persatuan wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara dan Kesehariannya sebagai pemerhati pendidikan di Sulawesi Utara memaparkan, bahwa pelaksanaan proyek revitalisasi sekolah rentan terhadap penyimpangan, intervensi pihak ketiga serta minimnya tranparansi terkadang proyek revitalisasi satuan pendidikan disusupi atau dialihkan pekerjaannya ke pihak ketiga (pemborong). “Dikhawatirkan mengurangi mutu bangunan serta membuka celah terjadinya praktik korupsi. Namun demikian saya menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah dalam hal ini kepala SD Inpres Wasian, Sangat bertanggung jawab terhadap pelaksanaan revitalisasi dengan mengacu pada spesifikasi teknis dan Rab. karena sumber dana proyek revitalisasi satuan pendidikan . merupakan bagian dari program strategis nasional yang di inisiasi oleh kemendikdasmen melalui APBN,” ujarnya.
Disisi lain, masih Ramon, terpantau bahwa SD Inpres Wasian masih membutuhkan bantuan sarana dan prasarana untuk Rumah Dinas Guru karena kondisi Cukup memprihatinkan mudah – mudahan untuk proyek revitalisasi satuan pendidikan sekolah pada tahun anggaran 2027 Sd inpres Wasian mendapat bantuan rehabilitasi rumah Dinas guru.”Tegas Wowor bertempat di kantornya Ruko Jalan Worang by Pas. Sabtu, (3/10/2026).
(Johanis)


















