Beranda / POLRI / Pemkab Belitung Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Pemkab Belitung Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

BELITUNG, MB1 // Wakil Bupati Belitung Syamsir, S.I.Kom., memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Belitung, Senin (01/06/2026).

Upacara tersebut dihadiri, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belitung 1 Hilman, Kapolres Belitung yang di wakili Iptu Agustian, Dandim 0414/Belitung Letkol inf Teguh Ade Setiawan, S,Sos, Danlanud HAS. Hanandjoeddin yang di wakili Kapten Tek Agus Sutarto, Danyon Sat.Brimob Belitung Polda Kep.Babel Kompol Kavin Oktabhara Sinaga, S.I.K, Dansubdenpom Persiapan Belitung Kapten Cpm Indra, Kepala BNNK Belitung AKBP Agus Handoko, S.H, Sekda Kabupaten Belitung H. Marzuki, S.I.P, aparatur sipil negara, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Belitung membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Dalam amanatnya disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Dirinya juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup atau living ideologi yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta terus menjaga persatuan dalam keberagaman,” ujarnya.

 

 

 

(RED MB1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *