Beranda / PENDIDIKAN / Revitalisasi Satuan Pendidikan SMA Negeri 4 Bitung Tahun Anggaran 2026 ” Progres Pekerjaan Sesuai Spesfikasi Teknis

Revitalisasi Satuan Pendidikan SMA Negeri 4 Bitung Tahun Anggaran 2026 ” Progres Pekerjaan Sesuai Spesfikasi Teknis

KOTA BITUNG, MB1 // Program Revitalisasi satuan pendidikan dari kementerian pendidikan dasar dan menengah (kemendikdasmen) adalah program prioritas nasional untuk memperbaiki sarana dan prasarana sekolah, sebab program revitalisasi satuan pendidikan ini merupakan mandat dari instruksi Presiden nomor 7 tahun 2025 sekaligus bagian dari program hasil terbaik cepat (PHTC) yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana satuan pendidikan yang berkualitas, melalui rehabilitasi dan pembangunan, hal tersebut dipaparkan oleh kepala SMA Negeri 4 Bitung Wisje Wangke Pantjas Kaunang S.Pd. M .Hum. Kamis, (20/8/2026).

Masih kata kepsek, untuk progres pekerjaan revitalisasi SMA Negeri 4 Bitung dirinya optimis tuntas tepat waktu. “Oleh karena itu setiap tahapan pekerjaan selalu di evaluasi. Sambil memperketat pengawasan,” jelasnya.

Kemudian untuk pelaksanaan pekerjaan dengan skema swakelola, berdasarkan rencana anggaran biaya (Rab) dan sesuai spesifikasi teknis,”Ujar kepsek.

Yosep Lengkong selaku ketua Lembaga investigasi Tindak Pidana Korupsi (Li – Tipikor) Sulawesi Utara kesehariannya sebagai pemerhati pendidikan mengatakan apresiasi terhadap pelaksanaan revitalisasi SMA Negeri 4 Bitung. Sesuai pantauan di lapangan di nilai pihak sekolah bersama panitia pelaksana pekerjaan sangat transparan. Papan informasi terpasang di lokasi pekerjaan. Kemudian progres Pekerjaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Karena itu keterlibatan kami sebagai sosial control untuk memastikan bahwa kwalitas bangunan sesuai Rab,” Ucap Lengkong Sabtu (29/8/2026)

Disisi lain tambah Lengkong, program revitalisasi satuan pendidikan bertujuan untuk menghadirkan sarana dan prasarana sekolah yang aman, nyaman dan berkualitas untuk menunjang kegiatan belajar mengajar serta menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif, ” Pungkasnya.

 

 

(Johanis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *