Beranda / PENDIDIKAN / Li – Tipikor SULUT : SD Inpres Matungkas, Sangat Membutuhkan Bantuan, Pembangunan Ruangan Kelas

Li – Tipikor SULUT : SD Inpres Matungkas, Sangat Membutuhkan Bantuan, Pembangunan Ruangan Kelas

MATUKAS – MINAHASA UTARA, MB1 // Berdasarkan penelusuran wartawan Media Bhayangkara Satu, sekolah dasar (Sd) Inpres Matungkas berlokasi di desa Matungkas kecamatan Dimembe kabupaten Minahasa Utara provinsi Sulawesi Utara membutuhkan bantuan sarana dan prasarana ruang Kelas yang layak agar kegiatan belajar mengajar berjalan nyaman dan merata.

Sementara itu, Yosep Lengkong selaku Ketua Lembaga investigasi Tindak Pidana Korupsi dan hukum ( Li – Tipikor) Sulawesi Utara yang kesehariannya sebagai pemerhati pendidikan di kabupaten Minahasa Utara mengatakan setiap satuan pendidikan wajib memiliki Sarana dan prasarana sekolah untuk mendukung kegiatan belajar mengajar seperti bangunan Ruang kelas yang layak.

Dalam kunjungan awak MB1 ke SD Inpres Matungkas, para siswa belajar ditempat yang tidak nyaman karena keterbatasan ruang kelas, dengan kondisi seperti ini sebagai lembaga sosial control yang sangat peduli dengan pendidikan memohon kepada pemerintah dapat memperhatikan sarana dan prasarana sekolah di SD Inpres Matungkas,” Ujar Yosep Lengkong Rabu, (2/9/2026).

Masih kata, Lengkong terpantau walaupun keterbatasan ruang kelas maupun ruangan guru, namun semangat yang luar biasa dari tenaga pendidik tetap mengajar, “hal ini tentunya sebagai bukti nyata dan dedikasi tinggi bagi dunia pendidikan disisi lain tenaga pendidik (guru) melihat masa depan anak – anak didik jauh lebih penting dari keterbatasan ruang kelas,” Pungkasnya.

Terkait sarana dan prasarana, kepala SD Inpres Matungkas Sosana L Lumataw S.Pd kepada wartawan MB1 menuturkan, sarana dan prasarana sekolah sangat penting dalam kegiatan belajar mengajar sebab, menjadi fondasi utama yang menentukan efektivitas proses belajar dan belajar.

“Jumlah siswa disekolah ini sudah mencapai empat ratus lebih tidak sebanding dengan kapasitas ruang kelas sehingga pihak sekolah mengalihfungsikan ruangan yang jarang digunakan menjadi ruangan darurat,” Ungkap kepsek.

Namun demikian, tambah kepsek, walaupun keterbatasan ruangan kelas tapi kami sebagai tenaga pendidik tetap semangat untuk melaksanakan tugas. kami memberikan yang terbaik bagi para siswa,” Ucapnya.

 

 

(Johanis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *