Beranda / UMUM / Deklarasi dan Pelantikan DPP KMNU-I Menjadi Titik Awal Konsolidasi Kekuatan Masyarakat Nusa Utara

Deklarasi dan Pelantikan DPP KMNU-I Menjadi Titik Awal Konsolidasi Kekuatan Masyarakat Nusa Utara

KOTA MANADO, MB1 // Momentum Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komunitas Masyarakat Nusa Utara Indonesia (KMNU-I) yang digelar di Ruang Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kamis (23/7/2026), menjadi tonggak sejarah baru bagi masyarakat Nusa Utara. Kehadiran organisasi ini mendapat sambutan positif dari berbagai elemen masyarakat sebagai wujud lahirnya wadah pemersatu yang berorientasi pada kepentingan bersama dan pembangunan daerah.

Penggagas terbentuknya KMNU-I yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPP KMNU-I, Yusak Walo, menegaskan bahwa KMNU-I lahir bukan untuk menciptakan rivalitas dengan organisasi masyarakat yang telah lebih dahulu hadir. Sebaliknya, KMNU-I berkomitmen menjadi ruang kolaborasi yang menyatukan seluruh potensi masyarakat Nusa Utara, baik dari Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, maupun Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), tanpa membedakan latar belakang sosial, profesi, agama, maupun pilihan politik.

KMNU-I adalah rumah besar masyarakat Nusa Utara. Persatuan merupakan modal sosial dan modal politik pembangunan yang harus dijaga bersama. Organisasi ini bukan kendaraan politik praktis, tetapi memiliki kesadaran politik kebangsaan untuk memperjuangkan agar aspirasi masyarakat Nusa Utara memperoleh perhatian yang lebih besar dalam setiap kebijakan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ujar Yusak Walo.

Menurutnya, sebagai wilayah kepulauan dan kawasan perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Nusa Utara memiliki posisi yang sangat strategis. Karena itu, pembangunan kawasan kepulauan harus menjadi agenda bersama yang diperjuangkan secara berkelanjutan melalui sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan.

Ia mengajak seluruh masyarakat Nusa Utara meninggalkan ego sektoral dan mengedepankan semangat persatuan.

Deklarasi KMNU-I bukanlah garis akhir, melainkan titik awal konsolidasi kekuatan sosial masyarakat Nusa Utara. Ketika masyarakat bersatu, maka perjuangan terhadap pemerataan pembangunan, peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan, penguatan konektivitas transportasi laut, pembangunan infrastruktur, perlindungan masyarakat kepulauan, hingga peningkatan kesejahteraan ekonomi akan semakin kuat diperjuangkan,”tegasnya.

Sementara itu, Dr. Jeti Pulu, S.Sos., M.Si., selaku Dewan Kehormatan DPP KMNU-I sekaligus Ketua Panitia Deklarasi dan Pelantikan, menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan awal dari komitmen organisasi untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan wilayah Nusa Utara.

KMNU-I siap bersinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong percepatan pembangunan kawasan kepulauan Sangihe, Talaud, dan Sitaro sebagai wilayah terdepan NKRI. Semangat ‘Satu Asal, Satu Rasa, Satu Tujuan’ harus menjadi energi kolektif dalam membangun masa depan Nusa Utara yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atas dukungan terhadap terselenggaranya deklarasi dan pelantikan DPP KMNU-I.

Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., yang diwakili oleh Plt. Kepala Biro PBJ Setda Provinsi Sulawesi Utara, Ir. Jeri Kanalung, S.ST., M.T., serta kepada seluruh unsur Forkopimda, sulut, akademisi, tokoh masyarakat, Bank SulutGo, Rektor Unsrat, Walikota Manado,KSOP Pelabuhan Manado, PT. Pelindo Kawasan IV Pelabuhan Manado, DPD Hanura Sulut, para awak media, Kepala SMA.Negeri.1 Manado dan Kepala SMA.Negeri 1 Wori serta seluruh masyarakat Nusa Utara yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses,”Ucap Ketua Panitia Deklarasi dan Pelantikan DPP KMNU-I.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP KMNU-I, Eugenius Paransi, S.H., M.H., menegaskan bahwa deklarasi dan pelantikan merupakan momentum pengesahan kepengurusan sekaligus peneguhan legalitas organisasi sebagai organisasi kemasyarakatan yang taat hukum dan berkomitmen mendukung pembangunan nasional.

Dengan telah dikukuhkannya kepengurusan DPP KMNU-I, maka organisasi ini secara resmi siap menjalankan fungsi sosial kemasyarakatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. KMNU-I hadir untuk memperkuat persatuan masyarakat Nusa Utara, membangun kemitraan yang produktif dengan pemerintah, serta menjadi wadah yang menyuarakan kepentingan masyarakat secara konstitusional dan bertanggung jawab,” kata Paransi.

Menurutnya, KMNU-I juga akan mengedepankan semangat kolaborasi dengan seluruh organisasi masyarakat Nusa Utara yang telah ada, seperti BAMUKISST, IKISST, MUKAT, serta berbagai organisasi kedaerahan lainnya.

Tidak ada organisasi yang mampu membangun Nusa Utara sendirian. Yang dibutuhkan adalah persatuan, kolaborasi, saling menghargai, dan kesamaan tujuan demi kepentingan masyarakat. KMNU-I membuka ruang kerja sama seluas-luasnya dengan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperjuangkan kemajuan Nusa Utara,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Eugenius Paransi mengajak seluruh pengurus DPP KMNU-I untuk menjaga amanah organisasi dengan penuh integritas.

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas penyertaan-Nya sehingga deklarasi dan pelantikan ini dapat terlaksana dengan baik. Mari kita jadikan KMNU-I sebagai organisasi yang bekerja dengan hati, menjunjung tinggi etika, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat Nusa Utara, Sulawesi Utara, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

 

(Johanis Kahingide Kaperwil Sulut) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *